Agenda Perjalanan Inspiratif ke Yogyakarta 2026 dan Kunjungan Kerja Pengawas Sekolah
SANTA ELIANI.Yogyakarta, 2026 – Semangat meningkatkan mutu pendidikan terus menjadi komitmen para pengawas sekolah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan studi banding dan kunjungan kerja ke Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai pusat pendidikan, budaya, dan inovasi pembelajaran di Indonesia. Perjalanan ini menjadi pengalaman berharga karena ditempuh dengan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, kapal laut, kereta api, hingga pesawat udara, yang memberikan wawasan dan pengalaman tersendiri bagi para peserta.
Memulai Perjalanan dari Tamiang Layang
Perjalanan dimulai dari Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Para pengawas sekolah berkumpul dengan penuh semangat untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah direncanakan. Dengan menggunakan bus, rombongan menuju Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Selama perjalanan darat, peserta menikmati pemandangan alam Kalimantan yang hijau dan asri. Selain menjadi sarana transportasi, perjalanan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan serta berbagi pengalaman dalam menjalankan tugas kepengawasan di sekolah masing-masing.
Menyeberangi Laut Jawa dengan Kapal Laut
Dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, rombongan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal laut menuju Surabaya. Perjalanan laut memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan perjalanan darat maupun udara.
Di atas kapal, peserta dapat menikmati pemandangan laut yang luas, matahari terbit dan terbenam yang memukau, serta suasana kebersamaan yang semakin akrab. Waktu perjalanan juga dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai berbagai tantangan pendidikan, implementasi Kurikulum Merdeka, supervisi akademik, serta strategi peningkatan mutu sekolah.
Menyusuri Pulau Jawa dengan Kereta Api
Setibanya di Surabaya, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta menggunakan kereta api. Moda transportasi ini dipilih karena memberikan kenyamanan sekaligus kesempatan menikmati panorama Pulau Jawa.
Sepanjang perjalanan, peserta disuguhi pemandangan sawah yang membentang luas, perkampungan yang tertata rapi, serta aktivitas masyarakat yang beragam. Kereta api menjadi sarana yang efektif untuk menikmati keindahan alam sekaligus merefleksikan tujuan utama perjalanan, yaitu belajar dan berbagi praktik baik dalam dunia pendidikan.
Kunjungan Kerja dan Studi Banding di Yogyakarta
Sesampainya di Yogyakarta, para pengawas sekolah melaksanakan berbagai agenda kunjungan kerja dan studi banding ke sejumlah sekolah unggulan dan lembaga pendidikan.
Kegiatan yang dilaksanakan antara lain:
- Observasi praktik pembelajaran inovatif.
- Diskusi tentang penguatan literasi dan numerasi.
- Studi implementasi teknologi digital dalam pembelajaran.
- Pertukaran pengalaman mengenai supervisi akademik dan manajerial.
- Penguatan peran pengawas dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai inspirasi dan wawasan baru yang dapat diterapkan di sekolah binaan masing-masing.
Mengenal Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan
Selain kegiatan resmi, rombongan juga berkesempatan mengenal lebih dekat Yogyakarta yang dikenal sebagai Kota Pelajar. Kota ini memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan nasional, dengan berbagai perguruan tinggi ternama dan budaya masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan.
Beberapa destinasi yang dikunjungi antara lain:
- Malioboro, pusat wisata dan budaya Yogyakarta.
- Pasar Beringharjo, pasar tradisional bersejarah yang menjadi ikon kota.
- Tebing Breksi, kawasan wisata berbasis pelestarian lingkungan.
- Pantai Parangtritis, yang sarat nilai budaya dan legenda masyarakat Jawa.
- Obelix Sea View dan Teras Kaca, destinasi modern dengan panorama Samudra Hindia yang menakjubkan.
- Gua Maria yang menjadi tempat wisata rohani dan refleksi spiritual.
Kunjungan ke berbagai tempat tersebut memberikan pengalaman edukatif sekaligus memperkaya wawasan budaya peserta.
Kepulangan dengan Pesawat Udara
Setelah seluruh agenda selesai, rombongan kembali melalui jalur udara menggunakan pesawat terbang. Perjalanan pulang yang lebih singkat memungkinkan peserta tiba dengan kondisi segar dan siap melanjutkan tugas di daerah masing-masing.
Penggunaan pesawat juga menjadi penutup yang menarik dari perjalanan multimoda yang telah ditempuh, mulai dari bus, kapal laut, kereta api, hingga pesawat udara.
Membawa Inspirasi untuk Kemajuan Pendidikan
Perjalanan studi banding dan kunjungan kerja ke Yogyakarta tahun 2026 bukan sekadar perjalanan fisik dari satu daerah ke daerah lain, tetapi juga perjalanan untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring profesional, dan memperoleh inspirasi baru dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Melalui pengalaman belajar langsung dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di Yogyakarta, para pengawas sekolah diharapkan mampu mengimplementasikan praktik-praktik terbaik di wilayah binaan masing-masing. Dengan demikian, hasil perjalanan ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran, profesionalisme guru, serta kemajuan pendidikan di Kalimantan Tengah.
“Perjalanan membuka cakrawala, pengalaman menumbuhkan inspirasi, dan kolaborasi melahirkan kemajuan pendidikan.”Santa E”
